Liverpool FC




THIS IS ANFIELD
   


<< December 2009 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed






Wednesday, April 04, 2007
Menuju keenam kalinya... :)

Dalam semifinal Liga Champions, Rabu (4/4/07) dini hari, Liverpool tampil terlalu perkasa dan mengalahkan tuan rumah PSV Eindhoven 3-0. Gol-gol The Reds dicetak oleh kapten kesebelasan Steven Gerrard pada menit 27, John Arne Riise menit 49 serta striker jangkung Peter Crouch menit 63.

Gol pertama dicetak Steven Gerrard setelah menerima umpan lambung dari Steve Finnan. Bola tandukan Gerrard tersebut gagal ditepis oleh penjaga gawang Gomes.

Liverpool menggandakan keunggulan menit 49 lewat gol indah dari John Arne Riise.  Menerima bola di daerah pertahanan PSV Eindhoven, Riise mengontrol bola dengan dada sebelum melesakkannya dengan tendangna dari jarak 20 meter.

Seperti belum puas, Liverpool kemudian memastikan keunggulan mereka pada menit 63.  Kali ini gol dicetak striker jangkung  Peter Crouch. Ini merupakan gol ketujuh Crouch dalam tujuh pertandingan yang terakhir.

Bila mampu lolos ke babak semifinal, Liverpool akan menghadapi pemenang pertandingan perempatfinal antara Chelsea dan Valencia.

Sumber: ini!


Posted at 03:04 pm by rouf
Make a comment  

Tuesday, August 15, 2006
Liverpool rebut trofi Community Shield 2006!

Kali ini Liverpool membuktikan diri lebih baik dibanding Chelsea. Di ajang Community Shield, Liverpool menang 2-1 di Stadion Milenium di Cardiff.

Gol penentu kemenangan Liverpool dicetak oleh penyerang Peter Crouch di menit ke-80.

Community Shield secara tradisional dianggap sebagai partai pembukaan liga utama Inggris dan mempertemukan juara liga dan Piala FA musim lalu.

Liverpool yang tidak menurunkan Steven Gerard sejak menit pertama unggul terlebih dahulu melalui gol John Arne Riise.

Gol ini bermula dari tendangan sudut Chelsea yang lantas bisa dihalau para pemain Liverpool.

Bola disodorkan ke Riise yang berlari kencang dan melesakkan bola ke gawang Chelsea di luar kotak penalti.

Chelsea menyamakan kedudukan melalui pemain baru Andriy Shevchenko setelah memanfaatkan umpan matang Frank Lampard.

Dalam pertandingan ini terlihat para pemain Liverpool lebih segar dan permainan anak-anak asuhan Rafael Benitez ini lebih kompak.

Chelsea sendiri tampil full team. Nama-nama besar seperti Shevchenko, Michael Ballack, Lampard, Didier Drogba, dan Arjen Robben turun sejak awal.

Sebaliknya Liverpool membangku cadangkan Gerard, Craig Bellamy, dan Xabi Alonso meski pada akhirnya dimainkan.

Pertandingan ini sepertinya akan ditentukan melalui adu penalti. Namun di menit ke-80, pemain Liverpool Craig Bellamy mengirim umpan di depang gawang Chelsea, yang lantas disambar oleh Crouch melalui sundulan kepala.

Manajer Liverpool mengatakan senang dengan prestasi anak buahnya.

''Saya sangat puas karena para pemain menampilkan permainan yang sangat bagus. Mereka bermain ngotot melawan tim yang di atas kertas mempunyai modal pemain yang lebih baik,'' kata Benitez.

Manajer Chelsea Jose Mourinho mengatakan salah satu penyebab kekalahan Chelsea adalah kondisi pemainnya tidak sebagus para pemain Liverpool.

***

Chelsea : Cudicini, Paulo Ferreira (Mikel 81), Terry, Ricardo Carvalho, Essien, Geremi (Bridge 53), Ballack (Kalou 26), Lampard, Shevchenko, Drogba (Wright-Phillips 71), Robben (Diarra 62).

Kartu kuning : Ballack, Lampard, Diarra. Pencetak gol : Shevchenko 43.

Liverpool : Reina, Finnan, Agger, Carragher, Riise, Pennant (Gerrard 60), Sissoko, Zenden (Alonso 60), Gonzalez (Aurelio 56), Crouch (Sinama Pongolle 89), Luis Garcia (Bellamy 66).

Kartu kuning : Alonso. Gol : Riise 9, Crouch 80.

Sumber, ini!


Posted at 12:22 pm by rouf
Make a comment  

Sunday, May 14, 2006
(Sekali lagi) Fantastis!

Cardiff - Kemenangan dramatis Liverpool atas West Ham United di final Piala FA menjadi pesta tersendiri di kubu The Reds. Pelatih Rafa Benitez menilai kemenangan timnya merupakan kemenangan yang fantastis.

Ya, Liverpool kembali memberi kejutan di partai puncak sebuah turnamen. Sempat tertinggal 2-0, Liverpool sukses menyamakan kedudukan menjadi 3-3 dan akhirnya menang dalam drama adu penalti atas West Ham.

Sebuah skenario yang sama seperti di musim lalu. Liverpool sempat tertinggal oleh AC Milan di final Liga Champions sebelum meraih tropi karena keberuntungan di drama tos-tosan.

Kepuasan pun membumbung tinggi menaungi skuad Liverpool di Millenium Cardiff, tak terkecuali diantaranya Rafa Benitez. "Para pemain sungguh fantastis, seperti halnya para suporter. Mereka berlari lebih baik dengan para fans. Bagi saya hal ini sangat fantastis. Sungguh mengagumkan," tutur pelatih Liverpool ini kepada Sky.

Meski demikian dirinya sempat kecewa dengan kesalahan yang dibuat timnya. Namun tetap saja hasil akhir menutupi segalanya.

"Kami berharap untuk tidak membuat kesalahan tapi, ya, terkadang kami melakukannya. Tapi kerjasama tim sungguh fantastis," pujinya lagi.

Bagi Liverpool, raihan tropi ini menjadi yang ketujuh sejak Piala FA mulai digulirkan pada tahun 1872. Sementara untuk Rafa, titel juara Piala FA menjadi raihan tropi kedua dalam dua musim terakhir setelah Liga Champions di musim lalu.

Foto: Steven Gerrard-Rafa Benitez-Trofi FA 2006

Sumber, klik!


Posted at 11:11 am by rouf
Make a comment  

Tuesday, April 25, 2006
Gelar Gerrard!

 

Gelandang dan kapten Liverpool Steven Gerrard meraih predikat sebagai pemain Terbaik 2006 oleh Persatuan Pemain Sepak Bola Profesional Inggris, kemarin.

 

Sedangkan bomber Manchester United Wayne Rooney dinobatkan menjadi Pemain Muda Terbaik 2006, penghargaan yang juga diraihnya musim lalu. "Saya terkejut dengan penghargaan ini," ungkap Gerrard, 24, dalam acara penganugerahan di London.

 

Midfielder timnas Inggris itu menyisihkan Pemain Terbaik 2003 dan 2004, Thierry Henry (Arsenal), Pemain Terbaik 2005 John Terry (Chelsea), Rooney, serta dua pemain Chelsea Joe Cole dan Frank Lampard. (AFP/Agt/R-3).

 

Sumber: Klik!


Posted at 07:17 pm by rouf
Make a comment  

Sunday, April 23, 2006
Depak Chelsea, Liverpool ke Final!

Liverpool berhasil menggagalkan ambisi Chelsea meraih dua tropi domestik Inggris di musim ini setelah memetik kemenangan 2-1 saat menghadapi The Blues di semifinal Piala FA di Old Trafford, Minggu (23/4/2006).

Menjadi hal yang menggembirakan pastinya bagi Liverpool. Pasalnya kesempatan meraih satu gelar di musim ini cukup terbuka. Steven Gerrard cs hanya tinggal menunggu lawan yang bakal mereka hadapi di partai puncak di Millenium Cardiff 13 Mei nanti, antara Middlesbrough atau West Ham United, dua semifinalis lain.

Sementara bagi Chelsea, kekalahan ini menjadi salah satu rencana yang tidak tercapai. Tim asuhan Jose Mourinho inipun patut memfokuskan perhatiannya untuk laga reguler kompetisi Liga Inggris, dimana kesempatan untuk menjadi kampiun terbuka lebar.

Laga yang dilangsungkan di Manchester tersebut berlangsung atraktif dan menarik. Kedua tim sama-sama menurunkan pemain terbaik mereka guna memetik kemenangan dan melaju ke partai puncak di 13 Mei nanti.

Namun Liverpool tampak lebih memaksimalkan setiap peluang yang ada. Terbukti dua gol berhasil disarangkan tim asuhan Rafa Benitez tersebut meskipun sempat kebobolan satu bola.

Bagi Liverpool kemenangan atas Chelsea ini menjadi kemenangan kedua dari 10 kali pertemuan mereka dalam 18 bulan terakhir. Kemenangan pertama The Reds didapat saat melawan Chelsea di partai semifinal Liga Champions musim lalu.

Liverpool langsung unggul ketika pertandingan memasuki menit ke-21. Adalah bek kiri John Arne Riise menjadi pembuka keunggulan The Merseysiders setelah tendangan bebasnya yang menembus pagar hidup Chelsea gagal dihentikan kiper Carlo Cudicini.

Image hosting by Photobucket

Gol tersebut langsung disambut meriah oleh ribuan pendukung Liverpool yang memadati Old Trafford dinihari tadi. Tidak ketinggalan para pemain Liverpool lain juga bersorak dan menyambut Riise dengan antusias.

Keunggulan satu bola ini membuat Liverpool berada di atas angin. Chelsea yang lebih difavoritkan sering terlihat salah umpan yang pada akhirnya membuat mereka makin tertekan. Namun satu gol dari Riise tersebut menjadi satu-satunya gol yang tercipta di paruh waktu pertama.

Pascaturun minum Chelsea mulai bangkit mengejar ketertinggalannya. Tapi lagi-lagi John Terry cs masih terlihat kurang padu sehingga bola yang harusnya masuk ke jantung pertahanan Liverpool yang digalang Sami Hyppia berhenti di lini tengah.

Sementara Liverpool juga terus berusaha mengimbangi permainan Chelsea. Usaha mereka pun kembali menuai hasil ketika pertandingan memasuki menit ke-53.

Kali ini Luis Garcia yang berhasil menjebol gawang Cudicini. Forward Liverpool asal Spanyol itu berhasil membuat timnya unggul dua gol lewat tendangan voli dari luar kotak penalti.

Tertinggal cukup jauh membuat Jose Mourinho memutuskan memasukkan Joe Cole dan Damien Duff untuk menambah daya serang timnya. Strategi tersebut berjalan baik dengan satu gol balasan berhasil disarangkan Didier Drogba di menit 70.

Striker asal Pantai Gading itu berhasil memperkecil ketertinggalan Chelsea menjadi 2-1 setelah sundulannya gagal dihalau Jose Reina. Gol tersebut sempat membuka peluang The Blues untuk menyamakan kedudukan dan akhirnya memetik kemenangan. Namun Reina yang menjadi kiper andalan Liverpool berhasil menggagalkan setiap peluang Chelsea. Skor 2-1 pun bertahan hingga usai pertandingan dengan kemenangan berada di kubu Liverpool.

Susunan pemain:

Chelsea: Carlo Cudicini, Asier Del Horno (Arjen Robben 45), William Gallas, Renato Paulo Ferreira, John Terry, Michael Essien, Njitap Geremi (Damien Duff 62), Frank Lampard, Claude Makelele, Hernan Crespo (Hernan Crespo 62), Didier Drogba

Liverpool: Jose Reina, Jamie Carragher, Steve Finnan, Sami Hyypia, Xabi Alonso, Steven Gerrard, Harry Kewell (Djimi Traore 78), Sanz Luis Garcia (Fernando Morientes 82), John Arne Riise, Mohamed Sissoko, Peter Crouch (Djibril Cisse 69)

Sumber: ini!


Posted at 08:18 am by rouf
Make a comment  

Thursday, December 15, 2005
World Club Championship

Wah, sudah lama banget nggak ngupdate neh...Big Smile

Oh, iya. Sore ini jam 17.00 Liverpool mau meladeni Deportivo Sapprissa dari Kosta Rika dalam semifinal Kejuaraan World Club Championship di Tokyo, Jepang.

Kalau tidak aral melintang, lawan yang satu ini lewat lah. Tinggal nanti melenggang ke final ketemu dengan Sao Paolo dari Brazil yang kemarin sore menang 3-2 dari Al Ittihad (juara Champions Asia).

Dengan rekor penampilan sepuluh pertandingan terakhir ini, pasukan Rafael Benitez menggenggam optimisme yang menjulang. Sukses!

Wink


Posted at 03:38 pm by rouf
Make a comment  

Wednesday, August 03, 2005
Lagu-lagu suporter Liverpool FC (I)

Scouser Tommy

Let me tell you the story of a poor boy,
Who was sent far away from his home,
To fight for his king and his country,
And also the old folks back home.

So they put him in a higher division,
Sent him off to a far foreign land,
Where the flies swarm around in their thousands,
And there's nothing to see but the sand.

Now the battle it started next morning,
Under the radiant sun,
I remember our poor Scouser Tommy,
He was shot by an old Nazi gun.

As he lay on the battlefield dying (dying dying),
With the blood gushing out of his head (of his head)
As he lay on the battlefield dying (dying dying),
These were the last words he said
Oooooh, I am a Liverpudlian,
and I come from the Spion Kop,
I like to sing, I like to shout,
I go there quite a lot.
Support a team, that plays in red,
A team that we all know,
A team that we call LIVERPOOL,
To glory we will go.

We won the league, we won the cup,
We've been to Europe too,
We played the Toffees for a laugh,
And left them feeling blue (5-0)
1-2, 1-2-3, 1-2-3-4, 5-0 !
Rush scored one,
Rush scored two,
Rush scored three,
And Rush scored four

Posted at 03:11 pm by rouf
Make a comment  

Thursday, July 07, 2005
Akhirnya, Gerrard...



Ancaman hengkang Steven Gerrard terbukti manjur. Manajemen Liverpool akhirnya meminta maaf jika terkesan "kurang perhatian " terhadap kapten The Reds tersebut. Mereka pun bersedia menaikkan gaji Gerrard menjadi GBP 100 ribu (sekitar Rp 1,72 miliar) per pekan. Wow!

Langkah konkret manajemen Liverpool tersebut membuat hati Gerrard luluh. Dia memutuskan bertahan di Anfield, markas Liverpool. Tawaran Chelsea dan Real Madrid sebesar GBP 32 juta akhirnya tinggal cerita. "Kami telah meminta maaf pada Gerrard karena sempat membuatnya kecewa. Tapi semua masalah telah diselesaikan, dia menyatakan ingin tetap bersama Liverpool," jelas Rick Parry, chief executive Liverpool, kemarin.

Sebelumnya, Gerrard memang sempat kecewa karena permintaan kenaikan gaji kurang direspons. Manajemen Liverpool terkesan acuh. Tiga hari lalu Gerrard menyatakan ingin hengkang setelah sempat bersitegang dengan pelatih Rafael Benitez dalam sesi latihan di Melwood.

Diungkapkan Parry, demi meyakinkan Gerrard, dirinya sampai menelepon berkali-kali seharian kemarin. "Dia ingin bertahan, dia sadar bagaimana klub ini sangat membutuhkannya. Begitu juga sebaliknya, klub ini sangat berarti baginya," lanjut Parry. Kini Gerrard menjadi salah satu pemain dengan gaji tertinggi di Inggris.

"Enam pekan terakhir menjadi bagian paling sulit dalam kehidupan saya, belum pernah saya menghadapi situasi seperti ini," kata Gerrard yang berhasil mengantarkan Liverpool menjadi juara Liga Champions 42 hari lalu. "Saya sebenarnya ingin memperpanjang kontrak dengan Liverpool, namun selama 6 pekan terakhir banyak kondisi yang membuat saya membatalkannya," lanjutnya.

Dalam wawancaranya dengan Sky Sports News, Gerrard juga meminta agar agennya Struan Marshall tidak dijadikan kambing hitam spekulasi masa depannya selama ini. Ancaman Gerrard untuk pergi, menurut sebagian fans Liverpool, akibat bujukan Marshall. Beberapa waktu lalu, Marshall sempat mengatakan kalau pembicaraan kontrak Gerrard sangat sulit untuk dilanjutkan.

"Banyak orang mengecamnya (Marshall, Red) karena dianggap mengarahkan saya untuk pergi. Itu semua tidak benar, sebaliknya dia lah yang membujuk saya untuk tetap bertahan. Dia adalah orang yang selalu mendukung saya dalam masa sulit ini," bela Gerrard.

Kepastian Gerrard untuk bertahan sangat penting bagi Liverpool dalam persiapan menghadapi TNS (Total Network Solutions) dalam pertandingan perdana kualifikasi Liga Champions di Wrexham Rabu pekan depan (13/7). Jika status Gerrard masih mengambang, dia tidak bisa diturunkan di Liga Champions selama satu musim.

Apa yang dilakukan Stevie Wonder -julukan Gerrard- kali ini merupakan ulangan tahun lalu ketika nyaris bergabung Chelsea dengan gaji GBP 125 ribu per pekan. Kala itu, pada detik-detik terakhir dia akhirnya juga luluh meski dengan gaji yang lebih rendah. Gerrard belum tega meninggalkan ekspektasi Liverpudlian -fans Liverpool- yang begitu besar. (ang/rtr)

Posted at 12:42 pm by rouf
Make a comment  

Wednesday, July 06, 2005
Hot news! "Telenovela Gerrard Dimulai"



Tawaran sebesar 32 juta pound (sekitar Rp 544 miliar) dari Chelsea untuk Steven Gerrard boleh ditampik Liverpool. Tapi tidak berarti juara Liga Champions tersebut berhasil menahan kepergian kaptennya itu.

Kemarin, Gerrard tegas menolak tawaran peningkatan gaji per pekan dari 80 ribu pound (sekitar Rp 1,3 miliar) menjadi 100 ribu pound dari Liverpool (sekitar 1,7 miliar). "Itu karena Steven memutuskan untuk hengkang," ujar pernyataan resmi Liverpool, seperti dikutip BBC Sport tadi malam WIB.

Penegasan Gerrard itu berarti Liverpool tak punya pilihan selain menjual otak permainannya tersebut. Kemana? Kalau Liverpool yang memilih, tentu mereka lebih memilih menjual Gerrard ke klub non-Inggris.

Ini yang tentunya akan memicu "telenovela" perebutan Gerrard. Telenovela ini tampaknya bakal sama dramatisnya dengan kisah kepindahan David Beckham dari Manchester United ke Real Madrid dua musim lalu.

Sebab, Real Madrid lagi-lagi terlibat disini. Belum lagi bayang-bayang dari beberapa raksasa Eropa lain yang siap menyalip di tikungan begitu ada kesempatan. Diantaranya AC Milan.

Yang pasti, penawaran Chelsea tadi melebihi harga 29,1 juta pound yang dibayarkan Manchester United kepada Leeds United untuk mendapatkan Rio Ferdinand tiga tahun lalu. Harga Ferdinand itu adalah harga termahal untuk pemain asli Inggris hingga saat ini.

Artinya, kalau saja Liverpool menerima pinangan Chelsea, status Ferdinand tadi bakal diambilalih Gerrard. Tapi The Reds ternyata bergeming dengan sikapnya semula yang tak akan menjual Stevie Wonder-julukan Gerrard-dengan harga berapapun.

"Chelsea telah melakukan penawaran resmi membeli Gerrard, namun kami menolaknya," tegas chief executive Liverpool Rick Parry kepada BBC Sport kemarin. "Dia (Gerrard, Red.) adalah masa depan Liverpool. Dia berharga lebih tinggi dari uang berapapun, 30 juta pound, 40 juta pound atau 50 juta sekalipun."

Di latihan kemarin, Gerrard juga memilih cabut sebelum latihan berakhir gara-gara berselisih dengan Rafael Benitez, tactician Liverpool. Namun Benitez yang dikonfirmasi terpisah langsung membantah kabar ini.

Chelsea berani membuka dompetnya begitu lebar karena tidak ingin kecolongan dari Real Madrid. Hanya kendalanya bagi tim asal London tersebut, Gerrard mungkin tidak akan berkenan dengan gaji per pekannya di Chelsea nanti yang pasti akan di bawah 90 ribu pound (sekitar dari Rp 1,5 miliar).

Ini karena tactician Chelsea Jose Mourinho sudah menegaskan kalau bayaran per pekan Chelsea harus di bawah gaji Frank Lampard yang mencapai 90 ribu pound, gaji tertinggi dari semua punggawa rival sekota Arsenal itu.

Ini yang membuat Real Madrid terus mengikuti dengan seksama status pemain berusia 25 tahun itu. "Klub besar mana yang tidak tertarik kepadanya (Gerrard)? Tapi sepanjang pemain bersangkitan belum resmi dilepas, kami tidak mau terlibat dalam perburuan mendapatkannya," tandas direktur keolahragaan El Real Arrigo Sacchi.

Gerrard sendiri harus segera mengambil keputusan klub mana yang dipilihnya. Ini karena Rabu depan, The Reds sudah harus melakoni first leg kualifikasi Liga Champions babak pertama. Jika dimainkan di pertandingan tersebut, itu artinya Gerrard tidak bisa lagi memperkuat klub lain di ajang yang sama di musim ini.

Dan itu sudah pasti mereduksi harga jualnya. Tapi kalau di laga tersebut Gerrard sengaja disimpan, ada kemungkinan Liverpool memang akan melepas Gerrard, seperti yang terjadi pada Michael Owen musim lalu. (ang)

Mengapa Steven Gerrard layak berharga Rp 544 M?

Kepala
Nilai: 8
Gol ke gawang AC Milan di final Liga Champions lalu adalah buktinya. Tapi yang terpenting dari kepalanya adalah "isi" di dalamnya. Selain Roy Keane dan Patrick Vieira, Gerrard adalah gelandang paling bervisi di Premiership. Ia bisa berperan sebagai playmaker, worker atau winger sekalipun dengan sama baiknya.

Kaki Kanan
Nilai: 9
Ini kekuatan utama Gerrard. Tembakan kanon-nya mematikan. Selain umpan-umpannya akurat, Ia juga piawai mengeksekusi bola-bola mati.

Kaki Kiri
Nilai 7:
Gerrard jarang mengeksploitasi kekuatan kaki kirinya. Tapi kelincahan dan kekuatan kedua kakinya menjadikannya gelandang paling bertenaga dan mobil di Premiership.

Posted at 03:54 pm by rouf
Make a comment  

100 Best Quotes from Liverpool (III)

41. "Bill was so strong it was unbelievable. You couldn't shake him off the ball. It didn't matter where he was playing, though I suppose his best position was outside-left. He could go round you, or past you, or even straight through you sometimes!" Bob Paisley on Billy Liddell.

   42. "We will beat them one day, I can promise you that!" Gerard Houllier on  Manchester United.

43. "If anybody thinks either myself or my team are afraid of Liverpool, they can think again. I believe I've got a team that can go out and do the business against them." Coventry manager John Sillett before a match with Liverpool in 1987. Liverpool won 4-1 with Sillett declaring them champions elect in August.

44. "For me Liverpool can have Everton's title right now! Everton are good but Liverpool are better. They are the best in England – the side we can all learn from." Coventry boss John Sillett on Liverpool's title chances after Kenny Dalglish's new look team's second match of the season. Sillett was to be proved right as the 1987-88 Reds side of course went on to win the league.

45. "You can't build a cathedral in a day. A look at the club's history tells you these things take time." Gerard Houllier.

46. Barnes did what we expected him to do. He made a goal, scored one, and entertained. You remember that." Kenny Dalglish after John Barnes Anfield debut for Liverpool in a 2-0 win over Oxford in 1987.

46. "He couldn't play anyway. I only wanted him for the reserve team!" Bill Shankly upon hearing Celtic's Lou Macari had snubbed Liverpool in favour of a move to Manchester United."

47. "Laddie, I never drop players, I only make changes." Bill Shankly to a journalist who criticised his team selection.

48. "I don't believe everything Bill tells me about his players. Had they been that good, they'd not only have won the European Cup but the Ryder Cup, the Boat Race and even the Grand National!" Celtic manager Jock Stein on Bill Shankly.

49. "We’ve got a lot of Cockneys in the team, but really, it doesn’t matter where they’re from – we’re all playing for Liverpool.” Robbie Fowler.

50. "It's great grass at Anfield, professional grass!" Bill Shankly comparing the Anfield pitch to other grounds.

51. "I owe Bob more than I owe anybody else in the game. There will never be another like him." Kenny Dalglish on Bob Paisley.

52. "I go by records and Bob Paisley is the No 1 manager ever!" Alan Hansen.

53. "Liverpool wouldn't be the club it is today without Bill Shankly and Bob Paisley and the players who played there. When I first went there it was a typical Second Division ground and look at it now!" Ian Callaghan.

54. "If Shankly was the Anfield foreman, Paisley was the brickie, ready to build an empire with his own hands." Tommy Smith.

55. "I was Bob's first signing. He changed my life, as he did so many others. He gave us great memories and you can't put a price on that. He made me an adopted scouser." Phil Neal.

  56. "Bob's knowledge of players and the game in general is unsurpassed. Football has known no equal in management or prize-winning, but his modesty and dignity were overwhelming as he led this club from one triumph to another. His name will always be synonymous with Liverpool." Liverpool chairman David Moores on Bob Paisley. 

57. "Hold on a minute, John Wayne hasn't arrived yet." Bill Shankly to the awaiting TV crews and journalists for the press conference to announce he was retiring from football.

58. "Liverpool had such a marvellous group of players. It was no surprise the trophies kept coming." Kenny Dalglish.

59. "I may have left Liverpool but the city and club will always be part of me." Kenny Dalglish.

60. "If Liverpool had waited until the summer, and then asked me to go back as manager, I would have gone back." Kenny Dalglish, having had time to reflect on standing down as Liverpool manager.

Posted at 11:55 am by rouf
Make a comment  

Next Page